Jumat, 5 Juli 2002
SEMARANG - Manajer Tim PSIS Yoyok Sukawi mulai tertarik pada
pelatih Daniel Roekito, pelatih asal Semarang yang baru saja membawa Arema
Malang, lolos '8 besar' KLI VIII.
"Kami baru saja minta pertimbangan dengan Mas Yoyok (Ir Yoyok
Mardijo-Red). Beliau juga sepakat dengan Daniel Roekito, setelah melihat
prestasi yang diperlihatkan, dengan materi seperti itu Arema bisa lolos
'8 besar'," jelas Yoyok, sore kemarin.
Dia mengaku, beberapa hari lalu sudah menghubungi Roekito lewat telepon.
"Kami hanya sebatas menghubungi, belum ada pembicaraan lebih lanjut,"
tambahnya.
"Saya akan bertemu Daniel Roekito besok atau Jumat siang untuk
membahas hal itu karena reputasi pelatih asal Semarang itu sudah tidak
bisa diragukan lagi," katanya.
Hanya, kata dia, ketika dihubungi, mantan pelatih Barito Putra Banjarmasin
itu sedang di Jakarta untuk menyaksikan pertandingan semifinal KLI VIII
antara Semen Padang dan Petrokimia Gresik di Stadion Gelora Bung Karno.
"Tetapi yang bersangkutan sudah menyanggupi untuk bertemu dengan
saya Jumat siang (hari ini-Red)," katanya menegaskan.
Saat menyinggung soal pelatih asal Korea yang ditawarkan oleh salah
seorang pengusaha Semarang, dia mengatakan, memang dia mendapat tawaran
dari pengusaha Semarang untuk menggunakan pelatih asal Korea, tetapi setelah
berbicara dengan Yoyok Mardijo, PSIS tetap akan memfokuskan untuk menggunakan
pelatih dalam negeri dulu.
"Makanya, saya langsung kontak Daniel Roekito untuk membicarakan
kemungkinan melatih tim Mahesa Jenar di LI IX," ungkapnya.
Mengenai pembentukan ofisial tim, dikatakannya sudah ada kerangkanya,
tetapi putra kedua Ketua Umum PSIS H Sukawi Sutarip SH itu belum berani
menyebutkan nama-nama ofisial yang dimaksud. "Nama-namanya sudah ada,
tidak etis kalau kami umumkan sekarang, karena nama-nama itu akan kami
konsultasikan dulu dengan Ketua Umum. Tunggu dua atau tiga hari lagi, ofisial
tim itu akan kami umumkan setelah SK dari Ketua Umum turun."
Sementara itu, Daniel Roekito yang dihubungi saat menyaksikan semifinal
KLI VIII antara Petrokimia Putra dan Semen Padang di Stadion Bung Karno
semalam, mengaku sudah dihubungi dua kali oleh pihak PSIS.
"Tolong jangan dibesar-besarkan dulu, karena pembicaraan itu baru
sebatas lewat telepon. Kami juga belum memberi jawaban, karena ingin bertatap
muka secara langsung," tutur Roekito lewat HP-nya. (C16-57t)
No comments:
Post a Comment