"Duet PSIS Semarang" Ribut Waidi dan Budi Wahyono membawa Indonesia Juara SEA Games 1987
Sepakbola Indonesia pada masa lampau mempunyai beberapa prestasi
membanggakan. Tim Dutch East Indies yang berlaga di Piala Dunia 1938
diyakini adalah tim Indonesia yang saat itu belum merdeka. Pada 1955,
Ramang, Tan Liong Houw dkk. berhasil menahan imbang Uni Soviet 0-0.
Meski
begitu, prestasi di tingkat Asia Tenggara ternyata baru bisa diraih
pertama kali oleh Tim Merah Putih pada SEA Games 1987 di Jakarta. Saat
itu, sepakbola kita mengalami dua hal yang membanggakan sekaligus
menyedihkan.
Kisah membanggakan diukir tim Garuda di ajang Asian
Games Seoul 1986. Tim kita maju ke semifinal. Di perempatfinal,
Indonesia mengalahkan Uni Emirat Arab, tim yang justru lolos ke Piala
Dunia hanya empat tahun berselang, 6-5 lewat adu penalti. Hasil yang
menggembirakan meski setelah itu Zulkarnaen Lubis dkk.a kalah 0-6 dari
Korea Selatan di semifinal dan 0-5 dari Kuwait pada perebutan perunggu.
Kisah
sedihnya pada pertengahan 1987 sepakbola kita dihebohkan oleh kasus
suap lima pemain nasional ketika berhadapan melawan Singapura di Pra
Olimpiade Seoul 1988. Waktu itu Indonesia kalah dari Singapura yang
diperkuat Fandi Ahmad, David Lee dan Sundramoorthi.
Namun begitu
pelatih timnas Bertje Matulapelwa terus berbenah menghadapi SEA Games.
Dengan pola 4-3-3 Bertje menyiapkan para pemainnya. Duo kiper Ponirin
Meka dan Eddy Harto. Bek Jaya Hartono, Robby Darwis (Persib), Herry
Kiswanto (Krama Yudha Tiga Berlian), Marzuki Nyak Mad, Sutrisno.
Gelandang Patar Tambunan (Persija), Nasrul Koto (Arseto), Rully Nere
(Pelita Jaya), Azhary Rangkuti (Persija), dan Tridente yang terdiri dari
striker Arseto, Ricky Yakobi (saat itu masih bernama Ricky Yakob),
serta duet PSIS Semarang yang membawa klubnya juara perserikatan 1987,
Ribut Waidi dan Budi Wahyono.
Pada babak penyisihan, Indonesia
membantai Brunei Darussalam 5-0 pada partai pembuka. Kemudian menahan
imbang tanpa gol tim tangguh Thailand yang diperkuat striker tajam,
Piyapong Pue-on.
Di semifinal, Burma yang kini bernama Myanmar digasak 4-1. Dan di final
menghadapi Malaysia, tim Merah-Putih menang 1-0. Pada injury time menit
ke-91, menyisir dari sisi sayap kanan dengan ditempel ketat satu bek
Malaysia, Ribut Waidi menggiring bola dan melepas tembakan ke gawang
Malaysia. Gol! Emas SEA Games pertama bagi sepakbola Indonesia. Itulah
salah satu gelar bergengsi dari sedikit gelar yang bisa diraih tim
senior sepakbola kita.
Prestasi itu diulang kembali oleh Sudirman
cs. di SEA Games Manila 1991. Tapi sejak saat itu sepakbola SEA Games
benar-benar dikuasai Thailand selama 18 tahun sebelum dipatahkan oleh
Malaysia pada SEA Games Laos 2009.
DEPOSIT PULSA & OVO
ReplyDeleteDewaZeus adalah partner dari situs ZeusBola, yang merupakan master bandar master bandar taruhan judi bola, Casino, Poker, taruhan sabung ayam online S128, CF88 DewaPoker, Live Casino Dealer Resmi Lisensi Filipina Paling Terpercaya di Indonesia, hanya di Bolazeus.
Yang Merupakan Peserta Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola sudah berkerja sama bersama maskapai Sbobet beroperasi di Asia yang dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh ketua Isle of Man kepada beroperasi yang merupakan juru taruhan olahraga sedunia.
https://dewazeus.site/deposit-via-pulsa/
https://dewazeus.site/situs-agen-taruhan-poker-deposit-via-pulsa-2019/
login zeusbola
Ayo gabung sekarang di dewazeus.site
BONUS MEMBER BARU 20%
ReplyDeleteCemePoker yakni perutusan Poker Online, Domino, Ceme, dan Capsa yang sediakan berbagai tidak sedikit game dgn 1 user ID saja dan cemepoker di anugerahkan yang merupakan perutusan judi poker dgn rating win tertinggi.
Cemepoker menjamin 100% keamanan semua membernya masih pemain Poker awak dijamin 100% Player VS Player.
jangan teledor nantikan imbalan menyentak setiap bulannya dan imbalan referal segenerasi pandangan hidup
https://www.pokerceme.info/daftar-poker-online-deposit-via-ovo/
Ayo sekarang di cemepoker ---> http://104.248.153.37/